«

»

Oct 06

Tugas Kuliah Hukum Internasional 8 Oktober 2013

Bagi Mahasiswa peserta Mata Kuliah Hukum Internasional Kelas A, Silahkan mengunjungi website http://apec2013.or.id lalu jelajahi website tersebut. Silahkan pilih salah satu (1) saja berita/informasi yang ada disitu misalnya tentang Sejarah APEC, maksud dan tujuan APEC, key note speech SBY APEC SEO Summit 2013,dan lain sebagainya, kemudian baca informasi tersebut dan sajikan informasi/berita apa yang Anda baca dalam Bahasa Indonesia, kemudian berikan ulasan atau pendapat Anda tentang informasi/ berita yang Anda baca tersebut.
Ketentuan:
1. Sajian informasi dan ulasan dikirim di kolom comment maksimal 500 kata
2. Masing-masing mahasiswa harus memilih Berita/ informasi yang berbeda
3. Tugas ini sebagai pengganti kuliah dan kehadiran mahasiswa pada tanggal 8 Oktober 2013.
4. Tulis sumber rujukan jika Anda mengutip buku/ literature.
5. Tugas tersebut harus sudah dikirim mulai tanggal 8 Oktober 2013 selambat-lambatnya jam 24.00 wib
6. Keterlambatan pengiriman dianggap tidak hadir kuliah.
7. Jangan lupa menulis Nama, Nim dan kelas pada tugas yang Anda kirim di kolom comment.

2 comments

  1. Risma Reni Juwita

    Nama : Risma Reni Juwita
    Nim : 201210110311016

    Indonesia dan Vietnam Masuk 2014 – 2018 Implementasi Kerjasama Strategis

    Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Sosialis Vietnam menandatangani Implementasi Kerjasama Strategis untuk periode 2014-2018 . Disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yuhoyono dan rekannya Presiden Vietnam Truong Tan Sang , Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa dan Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Minh menandatangani perjanjian.

    kedua perjanjian pada dasarnya dijelaskan secara rinci langkah-langkah yang akan diambil oleh kedua pemerintah , Indonesia dan Vietnam , untuk menggambarkan kemitraan komprehensif dalam politik , keamanan , sosial , ekonomi , dan hubungan antarmasyarakat.

    Menteru luar negeri Indonseia Natalegawa mengatakan Dengan target yang jelas , Indonesia dan Vietnam dapat dengan mudah mengukur kemajuan , dan seperti Vietnam merupakan negara yang penting bagi Indonesia , akan menjadi dokumen yang bersifat strategis.

    Penandatanganan di saksikan oleh Koordinator Politik , Hukum dan Menteri Keamanan Djoko Suyanto , Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa , Mensesneg Sudi Silalahi , Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik , Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo , Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan , Menteri Perindustrian MS . Hidayat , dan Menteri Kabinet Negara Dipo Alam .
    Di sela-sela mengikuti KTT APEC di Nusa Dua, Bali, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara terpisah menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman rencana aksi antara Pemerintah Indonesia dengan dua negara sahabat, Vietnam dan Papua Nugini (PNG), di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali. Yaitu Setelah selesai penandatanganan Indonesia-Vietnam, dilanjutkan dengan penandatanganan rencana aksi untuk pelaksanaan kemitraan komprehensif antara Republik Indonesia dan Papua Nugini. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilaksanakan oleh Menlu Marty M Natalegawa dan Menteri Urusan Asing dan Imigrasi Negara Merdeka Papua Nugini, Mulia Rimbink Pato.

    >> Penandatanganan kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Vietnam yang mencerminkan kemitraan komprehensif antara kedua negara di bidang politik, keamanan, sosial, ekonomi, dan hubungan antarmasyarakat dapat memperkuat level kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Vietnam dalam hal kerja sama untuk menciptakan perdagangan bebas dan arus investasi yang lebih lancar, Program kerja penunjang perdagangan dan kerja sama dalam hal etnik/budaya. penandatanganan kerjasama pemerintah Indonesia dengan Vietnam juga dapat meningkatkan hubungan kerjasama di kedua negara
    Sumber : http://setkab.go.id

  2. dyah ayu kartika s

    Bali welcomes 27 APEC Ministers
    Pada tanggal 4 dan 5 Oktober Indonesia siap menyambut 27 mentri APEC di Nusa Dua , Bali.pada kesempatan kali ini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah dalam acara tersebut.
    Acara tersebut di hadiri oleh 38 mentri luar negeri dan perdagangan dari Ekonomi anggota APEC.
    Dalam acara tersebut ada beberapa hal yang di bicarakan di antara nya Prioritas APEC 2013 yang mencapai sasaran Bogor , yang meliputi pembahasan mengenai perdagangan towardsfree dan terbuka dan investasi di kawasan Asia Pasifik yaitu perdagangan jasa , pembiayaan perdagangan , mempromosikan perdagangan produk-produk yang berkontribusi untuk kedua pengembangan lingkungan , dll.lalu yang di bicarakan selanjut nya yaitu Produk di bawah prioritas mencapai pertumbuhan berkelanjutan dengan ekuitas meliputi pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan , usaha kecil dan menengah , ketahanan pangan , pemberdayaan ekonomi perempuan , sistem kesehatan universal dan berkelanjutan , jamu dan obat tradisional , mengarusutamakan isu laut terkait inovasi dan teknologi.selanjut nya yang di bahas yaitu mengenai Konektivitas yang di bahas meliputi di antaranya di sini konektivitas mempromosikan konektivitas di kawasan Asia Pasifik seperti : pembangunan infrastruktur dan investasi , bantuan bencana , peningkatan kerjasama pendidikan lintas – perbatasan , dan fasilitasi perjalanan wisata.
    Menurut saya dengan di adakan nya suatu konverensi seperti ini dengan negara tetangga akan menimbulkan rasa saling kerja sama yang kuat , peduli antar sesama negara dan rasa saling percaya tentunya.contoh nya ada beberapa hal yang di bahas dalam konverensi tersebut seperti pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan pembahasan tersebut kalo menurut saya sangat bagus karena kasus tersebut marak terjadi dan jarang mendapatkan respon dari pemerintah.
    Nama : DYAH AYU KARTIKA SARI NIM : 201210110311042

Comments have been disabled.