«

»

Oct 06

Tugas Kuliah Hukum Internasional Kelas D, 8 Oktober 2013

Bacalah satu (1) berita di Koran Nasional atau lihatlah berita di Stasiun Televisi pada tanggal 7 atau 8 Oktober 2013 tentang berita manca Negara/ internasional. Paparkan ringkasan dari berita tersebut dan tulislah pendapat Anda tentang berita tersebut dikaitkan dengan materi yang Anda pelajari dalam buku Hukum Internasional.
Petunjuk Pengerjaan:
1. Kirim ringkasan berita dan ulasan Anda di kolom comment maksimal 500 kata. (tulis sumber beritanya dengan jelas: Nama Koran, tanggal terbit, kolom/ Nama Acara TV, jam tayang, Nama Televisi)
2. Tugas ini sebagai pengganti kuliah dan kehadiran mahasiswa pada tanggal 8 Oktober 2013.
3. Tulis sumber rujukan jika Anda mengutip buku/ literature.
4. Tugas tersebut harus sudah dikirim mulai tanggal 8 Oktober 2013 selambat-lambatnya jam 24.00 wib
5. Keterlambatan pengiriman dianggap tidak hadir kuliah.
6. Jangan lupa menulis Nama, Nim dan kelas pada tugas yang Anda kirim di kolom comment.

2 comments

  1. YALA WANA ANGKASA

    NAMA : YALA WANA ANGKASA
    NIM:201210110311185
    KELAS: D
    SUMBER BERITA :OKEZONE
    YERUSALEM – Polisi distrik Yerusalem dilaporkan menangkap 14 anggota geng Yahudi anti–Palestina. Geng yang bertujuan menyebar kebencian dan tindak kejahatan pada warga Palestina ini, ditangkap pekan lalu.
    Pihak kepolisian mengaku mendapat bukti berupa aksi perusakan mobil, coretan di tembok anti-Palestina dan pelemparan batu kepada supir warga Arab yang dilakukan kelompok ini. Dari kesaksian para anggota geng, serangan ini ditujukan untuk membalas perbuatan Palestina yang mengusir Yahudi dari wilayah Palestina.
    Tindak kejahatan geng bengis tersebut tidak hanya ditujukan kepada rakyat Palestina. Warga Muslim dan Kristen juga menjadi sasaran geng ini.
    “Mereka menganggap perbuatannya adalah simbol kebencian kepada warga Arab dan balas dendam untuk aksi teror yang dialamatkan kepada kaum Yahudi,” ujar juru bicara kepolisian Yerusalem, dilansir Shanghai Daily, Senin (7/10/2013).
    Penangkapan Geng Yahudi ternyata mendapat kecaman dari aktivis nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben Gvir. “Tentu saja semua pelaku akan diadili tetapi seluruh kasus adalah bukti dari kekerdilan kepolisian (Yerusalem),” jelas Ben Gvir.
    Aksi balas dendam atau bayar harga yang dilakukan oleh kaum muda Yahudi, telah menjadi masalah keamanan serius di Yerusalem. Setidaknya pada tahun 2012 telah tercatat 56 aksi bayar harga terjadi dan 12 aksi telah ditangani pihak berwajib.
    Tindakan para polisi tersebut sangat tepat karena ormas tidak seharusnya bertindak main hakim sendiri apalagi sampai merusak mobil dan lain sebagainya.karena hukuman tidak sepantasnya diberikan dengan main hakim sendiri.karena sesuai dengan undang undang tentang ormas
    UU no 8 tahun 1985
    BAB III
    FUNGSI, HAK, DAN KEWAJIBAN
    Pasal 5
    Organisasi Kemasyarakatan berfungsi sebagai :
    a.
    wadah penyalur kegiatan sesuai kepentingan anggotanya;
    b. wadah pembinaan dan pengembangan anggotanya dalam usaha mewujudkan tujuan
    organisasi:
    c.
    wadah peranserta dalam usaha menyukseskan pembangunan nasional;
    d.
    sarana penyalur aspirasi anggota, dan sebagai sarana komunikasi sosial timbal balik
    antar anggota dan/atau antar Organisasi Kemasyarakatan, dan antara Organisasi
    Kemasyarakatan dengan organisasi kekuatan sosial politik, Badan Permusyawaratan/
    Perwakilan Rakyat, dan Pemerintah.
    Pasal 6
    Organisasi Kemasyarakatan berhak :
    a.melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi;
    b. mempertahankan hak hidupnya sesuai dengan tujuan organisasi.
    Pasal 7
    Organisasi Kemasyarakatan berkewajiban :
    a. mempunyai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga;
    b. menghayati, mengamalkan, dan mengamankan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
    1945;
    c. memelihara persatuan dan kesatuan bangsa

    disini ormas tidak mempunyai kekuasaan untuk berbuat kriminal .maka dari itu saya setuju dengan ditangkapnya anggota ormas tersebut.

  2. Novi Dwi Ria Wheny

    Novi Dwi Ria Wheny
    201210110311171
    Sumber: m.sindonews.com/senin, 07-10-2013
    Perjanjian Bilateral (Turki dan India akan tingkatkan kerjasama Bilateral)

    Turki dan India menandatangani perjanjian kerjasama pada Senin,07-10-2013 di Ibukota Turki, Ankara. Dalam lesempatan itu, Presiden Turki Abdullah Gul dan Presiden India Pranab Mukherjee, menandatangani perjanjian Bilateral tersebut yang dengan bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dibidang usaha kecil dan menengah, arsip, penelitian, media ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Saya menambahkan bahwa diadakan perjanjian bilateral yakni untuk menetapkan kewajiban-kewajiban hukum tertentu dan segala akibatnya jika melakukan/ tidak melakukan kewajiban tersebut terhadap pihak yang menandatangani kontrak tersebut

Comments have been disabled.